CHAPTER 20

961 Words

"Cih, kamu bilang, aku harus move on, tapi nyatanya kamu yang nggak move on," cibir Dewa. "Ryan, dia pisah dari Kristin." akhirnya Melisa bicara. "Kamu yakin? Jangan lupakan saat Kristin terang-terangan memanggil Ryan 'sayang' saat akan takeoff beberapa hari yang lalu," tukas Dewa. Kejadian beberapa hari yang lalu di Djuanda. Saat pesawat Kristin baru mendarat sedangkan pesawat Ryan akan takeoff. Dengan lantang di depan banyak penumpang, Kristin memanggil Ryan dengan sebutan sayang. Tapi Ryan tidak menimpali, mungkin dia malu karena menjadi pusat perhatian. "Tapi itu Kristin, bukan Ryan." Melisa masih ngotot. "Ryan tidak sama seperti dulu, dia berbeda dalam memperlakukan Kristin," lanjut Melisa "Kamu pernah disakiti, harusnya kamu bisa merasakan, mana hati yang tulus mencintai kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD