Semakin hari kandungan Relline semakin terlihat dengan perutnya yang semula rata menjadi sedikit membuncit, bahkan ia harus merelakan pakaian lamanya tidak terpakai dan menggantinya dengan yang baru. Mencoba menyesuaikan agar tak menghimpit bayi didalam kandungannya, ia tidak lagi mengenakan rok span melainkan menggantinya dengan rok plisket ataupun wolfis yang nyaman dipakai karena longgar. Relline kini menjadi jarang bertemu Bayu karena pria itu benar-benar resign dari kantornya untuk datang ke kantor Papanya yang lain, suaminya itu sudah bertekad belajar memimpin perusahaan yang kini Papanya pimpin. Siapa lagi yang akan mendesak Bayu kalau bukan Papanya, semakin gencar Papanya membujuk dan sekedar menyindir Bayu membuat pria itu akhirnya menyerah dan menuruti kemauan sang Papa mertua.

