Bagian 28

3058 Words

"Sidney!" Dia yang dipanggil pun membalikkan badan ketika sedang mengamati butik di atas trotoar jalanan bebas polusi, matanya membulat berbinar saat mendapati sosok sahabat yang baru dia lihat lagi setelah satu minggu tidak berjumpa. "Hei, Nadine!" seru Sidney memekik. Saat Nadine sudah ada di hadapannya, Sidney pun lekas memeluk sahabatnya begitu erat. "Uuhh, kangen banget deh sama kamu, Nad...." "Iya sama. Aku juga," balas Nadine tak kalah gembira. Beberapa menit mereka saling melepas rindu di dalam pelukan, sampai akhirnya Nadinelah yang pertama kali menyudahi aksi peluk memeluknya. "Ke mana saja, huh? Sekarang kamu jadi jarang w******p aku, sudah lupa ya sama teman sendiri?" sindirnya tapi tak berniat serius. Sidney meringis kecil, dia menggaruk tengkuk untuk sesaat. "Maaf, b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD