Bagian 13

2507 Words

Sidney Pov "Apa kabarmu, Sayang?" sapa mama memeluk anak lelakinya. "Baik, Ma. Mama sendiri gimana?" "Ya selalu baik dong. Papa kamu kan gak pernah nelantarin Mama, jadi gak mungkin dong kalau Mama gak baik-baik aja," kekeh mama mertuaku, membuat Papa Argi dan anak lelakinya tertawa renyah bersamaan. Saat ini, aku memang lagi di dalam ruangan Paris. Kedatanganku ke sini diajak mama Bianca guna mengantari makan siang untuk Paris dan juga Papa mertua yang diyakini mama memang sedang ada di kantor Paris untuk berkunjung. Omong-ngomong, saat di apartemen tadi aku diajari masak dulu sama mama Bianca. Aku harap, masakanku ini layak dimakan, ya. Paling enggak, masih bisa ditelan tenggorokan gitu! Dan seperti insting seorang mama Bianca, dugaannya tidak meleset. Papa Argi memang sedang berbi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD