Author POV Celia tersenyum. "Aku juga mencintaimu. Hati-hati, jaga dirimu juga untukku." Entahlah aku pulang atau tidak malam ini, sepertinya akan ada perang. Franco membatin dan melangkah pergi. Franco menutup pintu kamar tersebut, ia berjalan menuju ruangan yang tidak pernah Celia lihat, sebuah ruangan senjata khusus koleksi milik Franco yang biasanya ia gunakan dalam aksinya sebagai gangster. Ia memasuki ruangan senjata itu dan mengambil satu senapan yang akan ia bawa. Tidak butuh waktu lama Franco kembali keluar dan memastikan tidak ada Celia yang melihatnya. Pemimpin gangster berambut hitam itu menuruni banyaknya anak tangga menuju lantai bawah. "Selamat pagi, Tuan Franco," ucap Fazio. Fazio membungkuk formal saat Franco sudah didepannya, ia menyerahkan jas kepada tuannya itu. F

