PART 37

1636 Words

Author POV Florence, Italia. Satu bulan kemudian.... Pria paruhbaya itu duduk di sisi istrinya dengan guratan kesedihan, sudah berminggu-minggu istrinya sakit dan berdiam diri dikamar. "Elisa, jangan terus seperti ini," kata pria paruhbaya itu, Manfredo Gaspard. Terdapat infus di tangan Elisa, wanita paruhbaya yang terlihat kacau dan pucat karena sakit. Ia tidak mau menjalani perawatan dirumah sakit, ia ingin di mansion. Selama sakit, Elisa sering melamun dan menangis, ia teringat akan kedua putrinya. Sebenarnya Manfredo juga, tapi ia menyembunyikannya. Manfredo tidak ingin ada orang lain yang melihatnya menangis. Menangis atas penyesalannya. Manfredo menyesal dengan apa yang selama ini dilakukannya terhadap Nauora dan Celia, ia dan Elisa sudah tidak berlaku adil kepada kedua putri me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD