“Nanti perempatan depan itu belok kanan, Mas,” perintah Aura dengan menunjuk perempatan yang berada seratus meter di depan mereka. “Oalah oke. Ke tempatnya Pak Joko ya?” jawab Arka dengan menatap jalan di hadapannya yang baru saja ditunjuk oleh Aura. “Iya. Kok Mas udah tahu? Jangan-jangan kamu udah pernah ke situ ya?” tanya Aura dengan menatap heran ke arah Arka. “Pernah sekali ke situ setengah tahun yang lalu, nganterin Bapak beli onggok aren juga buat penelitian nya,” jawab Arka dengan santai. “Terus ngapain dari tadi nyuruh aku buat buka maps, Heuh!” gerutu Aura dengan sebal. “Kamu juga nggak ngomong kalau mau ke Pak Joko kok. Lagian aku juga udah agak lupa jalannya. Daripada kita kesasar malah tambah malam lagi nanti pulangnya,” balas Arka dengan santai dan melirik Aura yang m

