"Jangan bilang ke Mas Haqi ya, Mas" ucap Aura memohon kepada Adit dengan wajah memelas nya. "Ya tergantung ntar ya, Ra" jawab Adit dengan tetap fokus pada jalanan yang dilewati oleh mobilnya. "Ayolah, Mas. Beberapa hari ini dia nggak ada tanda - tanda kalau tahu juga karena kalau chat atau telpon nggak pernah bahas soal itu. Berarti Mas Adit sama Dirga nggak ada yang ngasih tahu ke dia," ucap Aura dengan frustasi. "Kenapa kok kamu takut banget kalau kita ngomong ke Haqi?" tanya Adit dengan mengerutkan keningnya. "Mas Adit kayak nggak tahu dia aja. Penasaran abis sama orang yang deketin aku," jawab Aura dengan lesu. "Ya bagus dong. Berarti dia sayang sama kamu. Dia nggak mau yang dulu terulang lagi," ucap Adit dengan menatap Aura dalam. "Tapi aku takut Mas Fasa ngerasa keberatan

