BAB 23

1036 Words

             Nayla tertunduk lesu. Dia malu. Dia tak pernah mabuk dan sekarang Luna akan melabelinya dengan anak nakal. Luna tidak bertanya lebih lanjut pada Nayla, meski dia sebenarnya geram. Untungnya, Sharon tidak melempar Nayla begitu saja pada pria-pria di sana. Dia menyelamatkan Nayla. Kau bisa membayangkan jika Nayla diperkosa di sana. “Jangan bilang soal ini pada Mom,” Pintanya saat Luna mengisi airnya dengan air putih. “Ya, asal kau tidak mengulanginya lagi.” Luna duduk dan menenggak air putihnya. “Bukan Sharon yang mengajakku pergi. Dia yang menyelamatkanku.” Luna mengangguk.”Aku tahu. Shawn sudah cerita.” Shawn datang mengenakan kemeja putih dan dasi biru tua. Entah sejak kapan tapi Luna menyukai semua yang ada pada diri Shawn. Mata sipitnya yang memikat, hidungnya yang ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD