BAB - 56

1166 Words

Erlena membuka mata perlahan, dia melihat Shawn di sampingnya bertelanjang d**a dengan selimut yang menutupi bagian perut hingga kakinya. Erlena menatap wajah Shawn. Wajah tampan yang sedang tertidur itu. Dia tidak menyangka kalau Shawn ada di rumah lalu berbicara dengan nada lembut. Meskipun Shawn belum mencintainya seperti Shawn mencintai Luna, Erlena tetap bahagia. Dia mencari kebahagiaan di luar dirinya. Padahal kebahagiaan itu ada di dalam dirinya. Berharap bahagia pada seseorang hanya menimbulkan kekecewaan. Erlena melupakan itu. “Kamu tampan sekali.” Puji Erlena pada pria yang masih tertidur di sampingnya itu. Malam itu Shawn memeluknya dan Erlena membalas pelukannya. Pelukan itu berlangsung lama. Erlena membelai punggung Shawn. Pelukan itu memberikan kehangatan yang selalu diri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD