Suara helikopter membuat Lusi terbangun, dia pikir pasti Tuan El yang pulang. Pria yang selama ini dia rindukan. “Apa kau menunggu suamiku?!” Betapa terkejut Lusi karena Karina menyapa dengan kalimat tajam! Dan tak lama Tuan El yang dia rindukan berada di balik tubuh Karina. “Kembalilah ke kamarmu, jangan membuat masalah. Kami baru saja tiba!” ucap El tanpa perasaan, malah dia tak ingin melihat perut Lusi saat ini. “Tuan saya akan menyiapkan makanan kecil untuk anda.” “Aku yakin kau tidak tuli!” Karina tak suka dengan cara Lusi yang tak bisa di larang. Lusi terdiam sejenak, dia pun akhirnya mengikuti apa yang di inginkan El dan Karina. Diam di kamar dan tidak berbuat apapun. Sampai berapa menit kemudian. “Tak perlu terkejut dengan kedatanganku! Di sini hanya ingin menegaskan jika kau

