NADA menganga. Ada setangkai mawar merah dan sepucuk surat di lokernya. Diambilnya benda manis itu dan sekejap keterkejutannya berubah menjadi senyuman manis bercampur malu-malu saat melihat nama Hatra tertera di surat itu. “Hatra? Anak silat itu?” Tiba-tiba Bella mengejut-kannya dari belakang. Nada mengangguk malu-malu. “Kalian kenal?” “Nggak usah malu-malu gitu, dong. Jijik, tau!” sikut Bella. “Kenal sih, enggak. Tapi waktu itu Leo pernah cerita tentang Hatra yang nyimpen fotomu di dompetnya. Ya, nggak, Kris?” “Tul.” Krista setuju. “Dia kira kamu pacarnya. Tapi kita bilang kamu forever alone.” Mengabaikan ledekan Krista di akhir kalimat, Nada justru lebih penasaran dengan fotonya yang ada di dompet Hatra. “Kok bisa di dia?” “Apanya? Fotonya?” tanya Krista. “Mana kita tau. Tapi ha

