“Maaf nona. Tuan Bayu sudah tidak ada di tempat,” jawab Pengawal itu. Laras mengepalkan tangannya lalu mengambil pistolnya yang berada di dalam tasnya. Dengan wajah murkanya Laras memaki mereka dan mengarahkan pistolnya ke arah mereka, “Kalian tidak berguna sama sekali!!” Dor... Dor... Dor... Ketiga pengawal itu dihadiahi timah panas yang bersarang di jantung mereka. Setelah menghabisi nyawa pengawal itu. “Argh....,” geram Laras sambil teriak. Laras semakin frustrasi sambil menarik rambutnya. Laras harus mencari cara agar mendapatkan Bayu segera mungkin. Setelah menghabisi nyawa ketiga Pengawalnya itu. Laras pergi meninggalkan tempat tersebut. Sesampainya di sekolah Rani dan Icha segera menuju ke kelas. Namun sebelum sampai kelas mereka dikejutkan oleh kedatang

