PETUAH BAYU.

1312 Words
“Hey... Gadis kecil... Kenapa kamu memanggilku Tuan?” tanya Bayu datar.   “Apakah aku salah memanggilmu Tuan?” tanya Rani balik.   “Kamu kemarin memanggilku Abang. Tapi sekarang kamu memanggilku Tuan?” tanya Bayu yang geram.   “Ish... Tuan... Maaf,” ucap Rani yang lemah.   “Enggak ada kata maaf bagimu! Kemarin kamu sudah menabrakku. Sekarang aku ingin meminta pertanggungjawaban darimu.”   “Pertanggungjawaban apa Tuan? Aku tidak sengaja menabrakmu. Kemarin aku sedang dikejar sama orang gila ketika aku membeli bunga.”   “Terus kamu membiarkan aku kesakitan kemarin?”   “Memangnya sakit ya Tuan?”   “Ya sakit. Kamu enggak tahu kalau kamu menimpa tubuhku. Kamu kira enggak sakit apa?”   “Ya maaf. Aku bilang enggak sengaja. Anggap saja Tuan ketimpa beton dua ton,” jawab Rani sambil cengar-cengir.   “Memang benar ya pepatah mengatakan. Kalau pihak laki-laki selalu teraniaya,” kesal Bayu.   “Sabar... Yang kamu hadapi orang yang penuh dengan listrik. Yang di mana orang itu akan membuatmu kesetrum,” batin Rani.   “Ketimbang Tuan marah-marah terus. Lebih baik kita selesaikan ini. Aku tidak mau menanggung kesalahanku hingga nanti,” kesal Rani.   “Ok. Malam ini kamu harus ikut aku!” titah Bayu.   “Lha... Terus nasib bapak aku bagaimana?” tanya Rani lemas.   “Tenang biar Arga yang membantu bapakmu,” jawab Bayu.   “Siapa Arga?” tanya Rani.   “Itu,” tunjuk Bayu ke arah pria berkacamata.   Lalu Rani melihat Arga yang sangat tampan sekali seperti artis Korea. Matanya berbinar dan menggelengkan kepalanya, “Tidak Tuan. Aku tidak rela. Pria setampan ini menjadi asisten tukang nasi goreng.”   “Kamu bilang Arga tampan?” tanya Bayu tajam.   Rani mengangguk karena mengakui ketampanan Arga, “Iya Tuan. Tuan Arga sangat tampan sekali. Bahkan Tuan Arga mirip Choi Siwon.”   “Arga!!!” teriak Bayu.   Arga yang sedang bertukar pesan dengan Icha terkejut. Kemudian Arga mendekati Bayu, “Ada apa Tuan?”   “Mana kunci mobilmu?” tanya Bayu.   “Memangnya Tuan Bayu tidak memiliki mobil?” tanya Rani yang bingung.   Lalu Arga memberikan kunci mobil ke Bayu, “Maaf bos.. mobilku bukan mobil mewah.”   “Terserah,” ujar Bayu dengan malas. “Kenapa kamu tidak sekalian membawa mobil truck?”   “Ide bagus tuch. Kalau begitu saya akan menghubungi Ali untuk membawa mobil truck ke sini,” jawab Arga.   Bayu merasakan kepalanya pusing mendengar jawaban sang asisten itu. Bisa-bisanya sang asisten menawarkan truck untuknya. Terkadang Bayu ingin melempar Arga ke Pluto. Namun apa daya Bayu masih sangat membutuhkannya.   “Pulanglah bersama Pengawal,” pintanya dengan suara pelan.   “Sebentar bos. Sebelum bos berangkat. Ada pemberitahuan dari Tuan Joko,” potong Arga sambil menyodorkan ponselnya.   “Apa itu?” tanya Bayu kemudian mengambil ponselnya.   Bayu membaca pesan dari Joko. Matanya membulat sempurna ketika tahu kelicikan Laras. Dengan senyumnya yang mengerikan Bayu memberikan sebuah kode ke Arga.   “Ikutlah denganku!” titah Bayu.   Arga mengangguk tanda setuju. Setelah itu Arga meraih ponsel dan juga kunci mobilnya.   Di restoran seafood, Laras sudah datang terlebih dahulu. Sebelum Bayu sampai. Laras pergi ke dapur restoran itu. Saat ingin masuk ke dapur sang pemilik sudah memperingatkan. Namun Laras memberinya uang sepuluh juta.   “Maaf Nona... Anda tidak boleh masuk ke dalam dapur!” seru Una.   “Kenapa saya tidak boleh masuk?” ketus Laras.   “Tempat itu adalah area yang sangat privasi sekali,” ucap Una.   “Kalau begitu aku berikan uang sepuluh juta. Lalu ijinkan aku masuk,” Laras mengambil uang sebanyak sepuluh juta ke Una.   Melihat uang segepok Una mengizinkan Laras masuk. Kemudian Laras memberikan obat perangsang ke setiap menu yang tadi di pesan. Laras tersenyum smirk dan meninggalkan dapur itu untuk menuju ke ruangan VVIP.   Andi yang melihat Laras keluar dari dapur melalui CCTV sangat geram sekali. Akhirnya Andi memanggil Una untuk ke ruangannya. Dengan langkah gontainya akhirnya Una masuk ke ruangan Andi.   “Kapan wanita itu memesan tempat?” tanya Andi yang dingin.   “Jam dua Tuan,” jawab Una yang ketakutan.   Melihat Una yang ketakutan Andi malah tersenyum smirk. Entah kenapa Andi mempunyai ide jahil untuk mengerjai Laras.   “Apa saja yang dipesan oleh Laras?” tanya Andi lagi.   Una menyebutkan satu persatu yang sudah dipesan oleh Laras. Andi mulai mengepalkan tangannya dan siap-siap saja akan meluapkan amarahnya. Andi tahu kalau Bayu mempunyai penyakit alergi seafood.   “Kenapa Laras mengajak Bayu ke sini?” tanya Andi dalam hati.   “Una... Keluarkan semua masakannya. Jangan sampai ada yang tertinggal!” perintah Andi.   “Baik Tuan,” jawab Una.   “Keluarlah sekarang dari ruanganku,” perintah Andi.   Tanpa disadari oleh Laras tempat yang dipesan olehnya adalah milik Andi. Bagi siapa saja yang mengganggu Bayu maka harus berhadapan dengan dirinya, Joko, Irwan, Saga dan juga March. Mereka adalah anggota inti organisasi bawah tanah. Mereka menyebutnya adalah White Eragon. Meskipun mereka tergabung dengan organisasi bawah tanah. Wajah mereka tak begitu seram. Bahkan sering mengundang gelak tawa.   Namun dibalik tingkah konyolnya, Bayu adalah pria yang sangat kejam. Bahkan kalau ada yang mempermainkan dirinya akan terkena akibatnya sendiri. Entah orang itu akan dikirim ke daerah konflik perang atau dibuang ke pulau terpencil yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun. Syukur-syukur dibuang ke tempat terpencil. Kalau disuruh mengurus buayanya Andi yang berjumlah sebelas di kolam. Atau disuruh menyikat gigi singa setiap hari seumur hidupnya. Atau bahkan memandikan ular-ular yang jinak bahkan buas. Bagaimana jadinya?   Laras tidak menyadari kesalahannya. Laras memberikan makanan yang sangat dibenci oleh Bayu. Karena Bayu mempunyai alergi terhadap makanan laut. Bahkan makanan yang sudah dipesan oleh Laras dicampur oleh obat perangsang. Sebelum Bayu datang, Andi sudah memberikan sebuah peringatan agar tidak menyentuh makanan yang diberikan oleh Laras.   Ketika sampai di depan restoran seafood yang cukup terkenal itu. Bayu melihat pesan dari Andi. Bayu mengkoodinasikan ke Ali. Bahwa malam ini akan ada pesta besar. Yang dimaksud pesta besar adalah pesta di mana akan dilakukan para pengawal karena mendapat wanita nakal.   “Apakah kamu sudah siap Ga?” tanya Bayu.   “Semuanya sudah siap bos. Beberapa pengawal sudah membaur untuk menjadi pengunjung,” jawab Arga.   “Bagus. Sebentar lagi aku ingin membuat para Pengawalku senang dengan barang mulus,” ucap Bayu yang dingin.   Melihat perubahan Bayu yang dingin. Rani yang sedari tadi di sampingnya merasakan dingin bagaikan es batu. Rani seakan membeku dan tidak bisa bicara.   “Sebelum kita keluar. Kamu harus berakting menjadi kekasihku yang nakal. Malam ini kamu bebas merabaku,” perintah Bayu.   Mata Rani membulat sempurna ketika mendengar kata free. Rani diam mematung dan mulai mencerna apa yang dikatakan oleh Bayu.   “Memegang kamu free?” tanya Rani yang bingung.   “Ya... Kamu nanti berakting sebagai kekasihku. Kamu harus meyakinkan si ulat keket,” jawab Bayu. “Dan kamu boleh memegangku.”   “Ada lagi?” tanya Rani.   “Ada. Kamu harus bilang aku mencintaimu dengan kata seksi,” jawab Bayu.   “Siapa itu ulat keket?” tanya Rani.   “Kamu lihat saja nanti,” jawab Bayu yang santai.   “Apakah seperti pelakor?” tanya Rani.   “Apa itu pelakor?” tanya Bayu yang tidak mengerti bahasa gaul anak jaman sekarang.   “Perebut laki orang,” jawab Rani.   “Ya kamu benar. Anggap saja kamu mempertahankan apa yang akan menjadi milik kamu,” ujar Bayu yang mempunyai arti yang berbeda.   “Apa yang dimaksud dengan mempertahankan menjadi milikku? Sementara kita baru kenal dua jam yang lalu,” ucap Rani secara polos.   “Kamu harus belajar untuk mempertahankan apa yang kamu punya. Apakah kamu mau jika suamimu direbut oleh wanita gatal yang berada di luar sana?” tanya Bayu.   Rani semakin tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Bayu. Pikirannya Rani untuk saat ini tidak memikirkan untuk menikah. Karena usianya saja baru menginjak 15 tahun. Kalau pun ingin menikah Rani sudah menargetkan usianya. Untuk saat ini pikirannya adalah belajar yang giat untuk menyenangkan hati kedua orang tuanya.   “Enggak usah dipikir terlalu dalam. Aku hanya mengajarkan kamu untuk mempertahankan apa yang kamu punya. Bersiaplah karena malam ini kita beraksi,” perintah Bayu.            
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD