"Ketinggalan di kamar mandi Pi, saya lepas biar tidak hilang habis licin kalau kena sabun," jawab Reyna yang terdengar masuk akal. "Oh ya sudah, lain kali jangan lupa ya karena cincin itu adalah simbol akan status kamu!" pesan pak Wily yang percaya dengan kejujuran Reyna. "Iya, Pi," sahut Reyna yang tidak berani menatap ayah mertuanya. Sementara itu Farel tampak kesal karena kecerobohan Reyna hampir membongkar sandiwara yang sedang mereka lakukan. Untung dia juga tidak lupa memakai cincin, jadi ayahnya tidak curiga. Acara makan siang itu berjalan lancar sampai pak Wily tidak menyadari, kalau anak dan menantunya sedang bersandiwara. Habis makan mereka kembali bercakap-cakap. "Papi, sudah waktunya tidur siang!" ujar Reyna mengingatkan. "Oh iya, nanti sore kita lanjut lagi ngobrolnya

