Dengan alasan tidak tega meninggalkan Pak Wily sendirian, Farel terpaksa menemaninya sampai Reyna siuman. Ia juga harus pulang ke rumah ayahnya karena takut gadis itu buka mulut. Malam kian merambat jauh, ketika mereka sampai di kediaman Pratama. "Kamu langsung beristirahat ya!" pesan pak Wily dengan penuh perhatian. "Iya, Pak," sahut Reyna yang tidak bisa menolak ajakan pak Wily untuk pulang ke rumah ini. Reyna segera menuju ke kamarnya untuk menenangkan diri. Peristiwa tadi membuatnya cukup terguncang. Hampir saja ia menjadi korban tabrak lari dan semua karena kecerobohannya sendiri. Untung pak Toni berhasil menghindar dan hanya menyerempetnya saja. Pak Wily kemudian berpesan kepada putranya, "Besok, bawakan baju Reyna ke rumah ini, Rel! "Baik, sekarang Papi juga istirahat ya, sud

