BAB : 37

2103 Words

Farel mengemudikan mobilnya dengan cepat. Hatinya benar-benar dalam keadaan tak tenang. Pikiran-pikiran buruk mulai merasuki otaknya. Sampai, ia segera turun dari mobil dan berlari dengan cepat memasuki rumah. Pandangannya liar mencari keberadaan sang istri. "Andine di mana?" tanyanya pada salah satu penjaga rumah yang segera menghampirinya karena terlihat begitu panik ketika turun dari mobil. "Maaf, Tuan ... Nona belum keluar dari kamar," jawabnya sedikit menunduk. Segera, ia berjalan cepat menuju kamar. Tapi apa yang terjadi, saat membuka pintu kamar, ternyata malah dalam keadaan terkunci. Aneh, bukan. Ini posisinya terkunci dari luar, bukan dari dalam. Tentu saja bukan dirinya yang melakukan itu. "Andine! Sayang ... kamu di dalam, kan?!" Farel sedikit berteriak memanggil sang istr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD