SUAMI ONLINE 41 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Merasakan sakit luar biasa pertama kali karena proses spesial menjadi seorang ibu merupakan pertaruhan hidup dan mati. Di mana harus berjuang memberikan kehidupan baru tanpa memedulikan kehidupannya sendiri. Kenes tengah merasakan awal perjuangan itu. Perut yang semakin terasa kencang dan sakit dalam durasi lebih lama membuat perasaan tidak menentu. Apalagi ditambah tidak ada orang yang dikenal melewati depan rumahnya. Kepala Kenes sudah dipenuhi berbagai pikiran buruk. Daripada menunggu orang lain, lebih baik ia masuk mengambil ponsel dan menghubungi sang suami. Namun, baru saja berbalik telinga nya mendengar suara yang cukup dikenalnya. "Mbak Kenes ... Mbak Kenes ... Mbak, enggak apa-apa? Apa perutnya sakit?" Bu Hesti mengelus lengan wan

