MEWAWANCARAI

825 Words
"*Kalian semua mau kan di wawancarai wanita ini? *Apa boleh Brigadir? "*Boleh,biar orang tua kalian bangga kepada kalian,anak-anak nya sudah menjadi orang hebat seperti kalian. Lalu mereka pun di liput *Nama saya Mahendra,jabatan saya sebagai Bribda,saya sebagai tim khusus dari Brigadir Jendral Varisa,saya sangat bangga menjadi ajudan beliau,selain cantik dan tegas,beliau juga baik dan perhatian kepada bawahan,kami sangat senang mengawal beliau? *Nama saya Joni,saya adalah tim khusus dari Brigadir Jendral Vari yang cantik,saya sangat bangga mengawal beliau karna beliau tidak pernah memperlakukan kami sebagai bawahan,beliau selalu menyetarakan kami sebagai teman bagi nya,kami selalu di ajak makan bersama walau pun kami menolak tapi beliau tidak pernah merendahkan kami? *Nama saya Roki,saya sangat bangga menjadi ajudan Brigadir Jendral Varisa,saya di hormati dan di sayangi seperti adiknya sendiri,kalau saya kesulitan beliau selalu membantu kami tanpa pambrih,saya di jadi kan adiknya juga gak nolak,malahan saya sangat bahagia jadi adik nya,hehehe. "*Is kamu ini apaan sih,kalian itu umur nya kan emang di bawah saya,jadi kalian semua adik saya lah,eh kalian sudah makan belum,kita jalan yuk,boring dirumah terus,saya mau traktir kalian,mau gak jalan sama saya? Melihat ke akraban mereka wartawan perempuan itu tersenyum,Varisa mengajak mereka semua ke sebuah kafe makan-makan,Dokter tampan yang mengagumi kecantikan Varisa juga ada disana bersama teman nya,Dokter itu melihat ke akraban Varisa dengan bawahan nya yang lagi tertawa dan bercanda,Dokter itu pura-pura menyenggol tangan Varisa yang lagi terlambai di atas sandaran kursi. "*Aduh. *Maaf Maaf mbak,gak sengaja? Salah satu ajudan nya berdiri memarahi Dokter tampan itu *Eh,anda gak punya mata ya? *Tadi saya kepeleset,jadi mengenai mbak nya deh,apa ada yang sakit mbak,biar saya obati mbak? "*Udah gak apa-apa. Dokter itu semakin terpesona dengan kecantikan Varisa,Dokter itu lalu pergi ke toilet,di toilet para lelaki menceritakan kecantikan Varisa. *Eh lo tau gak,di kafe ini ada si Brigadir cantik Varisa,tapi sayang bangat dia bersama ajudannya,kalau saja dia sendirian gw akan berkenalan sama dia? *Gila lo,nanti bisa di tembak lo nya baru tau rasa. *Gw akan bicara sama kedua orang tua gw tuk melamar nya. Dokter Renzo selalu kepikiran dengan kata-kata pemuda itu,Dokter Renzo tidak fokus dengan pekerjaan nya,dia selalu melamun dan kurang semangat,tapi karna tugas nya dia harus profesional dalam bekerja. Di kediaman Varisa selalu kedatangan tamu tak di kenal datang melamar Varisa,saat ditanya pekerjaan nya,papa Varisa menolak orang itu. *Maaf pak,kami kesini tuk melamar Brigadir Varisa tuk anak saya Leo? *Maaf pak,bukan nya saya tidak sopan ya,tapi tipe anak saya tidak seperti nak Leo ini,anak saya itu orang nya tegas dan suka memerintah,jadi kalau menurut saya,anak saya akan menolak nya pak!? *Jadi lamaran anak saya di tolak ni pak? *Maaf ya pak,saya tidak bisa menerima nya? Pak Wardana tersenyum melihat mereka,dengan rasa kecewa mereka pun pergi,dengan perasaan lega papa Varisa berjalan ke kamar nya,tak berselang lama Varisa pulang,Varisa selalu bermanja sama mama dan papa nya,papa Varisa tidak memberi tau ada yang datang tuk melamar Varisa tadi,takut Varisa ngamuk. Varisa tidur di sofa dengan berbantalan paha mama nya,Varisa mainkan handpon nya,lalu ada w*****p masuk dari kakak nya Dirga. *Dek kamu dimana sekarang,kakak lagi jalan pulang,kamu cepat pulang ya? "*Dasar ni orang,Risa kan ada dirumah,pulang kemana lagi coba. Mamanya bertanya *Chetan dari siapa nak? *Anak kesayangan mama,dia mau kesini,tapi nyuruh Risa pulang cepat,emang nya ada apa sih sama anak mama ini? "*Udah jawab aja dulu,nanti Risa di marahi nya mau!? "*Dasar menyebalkan. "*Risaaaa! "* Iya ma sebentar dong,biar Risa telpon aja deh. Tilililit *Halo dek,kamu dimana? "*Dirumah. "*Dek kakak lima menit lagi sampai,kamu jangan kemana-mana ya? "*Iyaaaa!? Dirga pun sampai,Dirga memeluk mama dan papa nya lalu memeluk Varisa "*Tumben peluk-peluk,ada apa ini? *Dek kakak mau bertanya sama kamu,apa kamu sudah punya pacar? Mata Varisa membelalak mendengar pertanyaan Dirga "*Pacar dari mana kak,Risa sibuk jadi mana sempat pacaran kak? Lalu Dirga berbicara sama papa nya di depan Risa *Gini pa,ada anak klien Dirga yang mau dicarikan jodoh nya,hidup pria itu sudah mapan dan sudah memiliki segala nya,tapi dia sangat dingin dan pendiam,dia belum pernah pacaran,orang tuanya sangat sedih melihat anak nya belum juga mau menikah,sedangkan umur nya sudah 32 tahun,bagaimana kalau kita jodohkan sama Risa aja pa? Varisa tersedak dengan ludah nya sendiri mendengar kata dijodoh kan "*Kak,kakak apa-apaan sih,Risa gak mau,Risa akan cari sendiri yang Risa suka,gak ada kata jodoh kan ya,kalau kakak mau,kakak aja yang nikah sama dia. "*Risa,kalau ngomong itu tolong dijaga tu mulut,dirumah berani jawab gitu,tapi kalau diluar sangar nya minta ampun,sekarang kakak gak mau tau,kamu harus mau ketemu sama dia,kalau kamu nolak kakak tak akan pulang lagi melihat kamu. Varisa merasa jengkel melihat kakak nya yang selalu memaksa mehendak nya,tapi tujuan kakak nya hanya untuk menjaga dan membahagiakan adik nya. Varisa pergi kekamar,Varisa menghubungi sahabat nya tapi tidak ada jawabab,Varisa merasa jenuh di rumah karna selalu di tanya soal jodoh dan malah pakai dipaksa pula lagi,membosankan bagi dirinya,Varisa pergi ke mall sendirian tanpa di temani ajudan nya,Varisa bertemu dengan seorang lelaki yang melamarnya tadi,karna tidak tau,Varisa cuek aja,lelaki itu mendekati Varisa,lelaki yang bernama Leo itu mengajak Varisa mengobrol,Varisa santai aja di ajak ngobrol oleh Leo. Terima kasih
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD