“Anggap saja Natasya adik kamu sendiri, atau kalau kamu mau menikahinya juga ide yang bagus,” canda Fahmi yang sukses membuat Rama tersedak saat meminum air putih. “Jadi istri saya maksudnya? Istri pendamping hidup maksudnya om?” tanya Rama mengulangi pernyataan Fahmi. “Iya, jadi istri kamu. Om sih yakin kalau kamu anak baik-baik pasti akan menafkahi Natasya dengan halal.” Fatah bisa melihat dari awal jika Rama adalah lelaki baik yang bertanggung jawab. Dia adalah lelaki yang bisa diandalkan dan sangat pengertian. Rama hampir tidak bisa menelan air putih yang masih ada di tenggorokannya saking terkejutnya. “Maaf Om, saya bukannya menolak, tapi ...,” ucap Rama ragu. “Iya, om tau Natasya itu memang gemuk dan berbadan besar, tapi om memang sama sekali tidak pernah meminta dia untuk diet

