"Jadi benar kalian pacaran?" tanya Fahmi menyelidiki mereka berdua. Mau tak mau mereka harus sepakat berbohong untuk menutupi masalah Natasya. Keduanya mengangguk bersamaan. "Wahahaha, papa senang putri papa rupanya sudah besar ya ...," ucap Fahmi tertawa lepas karena lelah berakting marah di depan mereka. "Tapi ... Natasya, apa kamu masih ... aman?" ucap Fahmi, dia berniat menanyakan keperawanan Natasya. "Ih Papa! Maaf Pa, Natasya khilaf, tapi masih aman Pa!" ucap Natasya tersenyum menunjukkan deretan gigi putihnya, sedangkan Rama hanya bisa menelan ludah. "Iyasudah kalau begitu, untung saja kamu masih selamat dan utuh. Terimakasih nak Rama sudah menjaga Natasya. Ya wajar saja jika Natasya kesepian, saya jarang sekali pulang. Kalau bisa kedepannya nak Rama kalau mau tinggal di sini ju

