Hawa dingin itu semakin terasa, membuatnya ingin segera mencari tempat untuk mendapatkan kehangatan. Cahaya itu terlihat semakin terang, hingga ia berjalan ke arahnya dengan perlahan. Berharap kehangatan akan ia dapatkan dari cahaya berwarna jingga itu. Namun yang pertama kali ia lihat adalah sosok Razan—suaminya. Pria itu tampak tersenyum sembari menggendong anak perempuan yang tak dapat ia lihat wajahnya karena cahaya yang begitu terang. Yang jelas Razan tampak bahagia saat itu, sangat bahagia dengan tawa yang menghiasi wajahnya. Seolah dia sedang bercanda dengan anak perempuan itu. Yasna tersenyum, merasa lega karena menemukan suaminya di tempat yang terasa sunyi ini. Ia pun melangkah semakin cepat menghampiri Razan dan anak perempuan itu. Namun anehnya, semakin ia melangkah... sosok

