SONIA

2044 Words

Di sebuah rumah yang sederhana, terlihat seorang perempuan sedang beraktifitas dengan sangat kesusahan. Tubuhnya yang kurus terlihat terbungkus sebuah sweeter coklat tebal. Sebuah shawl melilit di lehernya. Perempuan itu menyapu lantai teras dengan sedikit terbatuk-batuk. “Seharusnya kau tak melakukan aktifitas apapun, Sonia,” ucap Annabel, sepupunya sambil mengambil sapu yang sejak tadi digunakan oleh Sonia untuk membersihkan lantai. Ya, perempuan bertubuh rapuh dan sedang menyapu itu adalah Sonia. Perempuan masa lalu Jose yang kini hidup dengan sangat menyedihkan, karena digerogoti oleh penyakit. Sonia tersenyum pahit. Sisa kecantikan yang masih terlihat, kini semakin memudar. “Aku selalu menjadi beban buatmu, Annabel. Aku merasa menjadi pesakitan yang menyedihkan di matamu. Dan akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD