36. Ruang Sakit

1445 Words

Sesampainya di halaman depan rumah sakit, Panji bahkan tidak sempat mematikan mesin motornya dengan tenang. Dia langsung menurunkan standar samping, mencabut kunci, dan berlari cepat menembus pintu kaca otomatis ruang UGD tanpa memedulikan jaket ojek online hijau-hitamnya yang masih melekat erat di tubuh. Davira yang ikut turun dengan tergesa-gesa terus mengekor di belakangnya, langkah kakinya berderap cepat menyamakan ritme dengan kepanikan pria itu. Suasana di dalam UGD siang itu begitu riuh dan menegangkan. Bau karbol khas rumah sakit dan bunyi bip konstan dari alat monitor medis saling bersahutan. Netra Panji bergerak liar menyisir setiap baris ranjang pasien, hingga pandangannya tertuju pada satu sudut. Di sana, tampak ibunya yang sudah paruh baya duduk di sebuah kursi plastik samb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD