Episode 12

1521 Words

Bersembunyi di rumah Zeen dalam jangka waktu yang cukup lama tidaklah membuat gadis yang sedang duduk di taman rumah itu tenang. Di saat dia ditinggalkan seorang diri seperti ini, air matanya tak lagi bisa diajak kompromi. Setahun berpacaran dengan pria yang kini ada di daftar nama orang-orang yang ia benci itu, tidaklah mudah baginya untuk lupa akan semua kenangan yang telah terlewatkan. Bagaimana pria itu selalu memanjakannya, memujinya dan menyayanginya, semuanya terekam jelas di salam ingatan. "Kenapa harus kau yang ada di balik semua ini, Ardika... Aku bahkan tak sedikitpun ingin benci padamu, tapi kenapa kau yang ternyata membuat aku tak lagi bisa bertemu ayahku, hiks.." "Kenapa setelah rasaku tumbuh subur dan aku tenggelam begitu dalam dalam kisah ini, baru semuanya terungka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD