22 Derawan

1441 Words

Jam telah menunjukkan pukul setengah lima sore waktu setempat saat Ara menapakkan kakinya di landasan pacu. Perjalanan selama hampir empat jam dari bandara Adisucipto Yogyakarta tampaknya telah menguras tenaga gadis itu. Itu belum terhitung perjalanannya dari Solo ke Yogyakarta sendiri yang memakan waktu lebih dari dua jam. Kakinya menapak diatas aspal hitam yang terasa panas dengan lunglai. Angin cukup kencang menerbangkan rambut sepunggungnya yang digerai begitu saja. Dari kejauhan netra Ara melihat satu sosok pria berbadan tegap dengan dua orang pria berseragam putih disampingnya tengah berjalan mendekat. Pria itu adalah sosok yang sangat Ara kenal, Arjuna. Ara menatap Juna dengan mata yang menyipit akibat pantulan sinar matahari yang menyilaukan. Tak butuh waktu lama hingga Ara sert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD