Chapter 20

1213 Words

Aku terbangun dengan posisi sudah berada di lantai. Sepertinya aku terjatuh lagi saat tidur seperti kemarin. Dan merasakan sakit di bagian pinggang. “Mimpi yang sama lagi” ucapku sambil bangun dari posisiku di lantai lalu duduk dikasur. Aku memikirkan beberapa mimpiku belakangan ini yang terus memimpikan orang-orang yang sama. Bukan hanya sekali, namun berkali-kali. Hingga aku disadarkan oleh sebuah panggilan telepon. Sophie Calling… “Kenapa?” tanyaku tanpa basa-basi terlebih dahulu. “Ada acara gak hari ini? Gue mau ketemuan sama Sandra” jawab Sophie memberitahuku alasannya menghubungiku pagi-pagi. “Enggak. Ada apa? Tumben banget” tanyaku penasaran karena tak biasanya kekasih dari sahabatku Rayyan ikut kumpul bersama aku dan Sophie. “Gak ada apa-apa. Makan siang bareng aja. Biar leb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD