Bab 12

1044 Words

Semenjak kejadian malam itu, tak pernah terdengar lagi Sherly membicarakan mengenai tawaran Michi. Dia tau bagaimana perangai Dimas, apapun harus sesuai keinginannya. Sepertinya dia enggan untuk bertengkar dengan Dimas. Namun diam-diam, jika Dimas tidak ada Sherly suka mengajakku ke salon untuk perawatan. Memberikanku baju-bajunya yang masih layak bahkan kadang memberikanku baju baru seperti waktu itu. Sherly bilang, dia ingin buktikan pada Dimas kalau aku memang punya potensi untuk jadi model. Dia ingin mematahkan pendapat Dimas bahwa aku hanya layak jadi pembantu. Aku tidak bisa menolak keinginan Sherly, namun juga tidak berani melawan pada Dimas. Aku ambil jalan tengah, hanya menuruti keinginan mereka. Hari demi hari kulitku semakin terlihat halus dan cerah. Rambutku pun semak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD