10

985 Words
"Coba lo inget inget terakhir kali lo simpen dimana?" "Gue beneran ngeblank, Sil." Ya gini efek putus cinta. Banyak yang di lupa. Fokusnya cuma sama mantan. Duh kasihan. Kiara sama Silva tuh lagi ribut di parkiran. Eh bukan meraka yang ribut. Tapi mereka lagi ngeributin kunci motor Kiara yang hilang. Cintaku hilang di ambil orang, kunciku hilang tak tahu kemana. Nasibku yang malang. Sedih ya jadi Kiara. "Tadi pagi tuh ya, gue kan masukin jaket tuh ke jok. Apa jangan jangan kuncinya masuk ke dalem jok?" "Gila, yang bener aja!" "Soalnya abis itu gue gak inget kalo gue pegang kunci, Sil. Biasanya kan gue langsung simpen tas. Ini di tas gak ada. Gimana dong, Sil?" Rempong bangat. Apalagi kalau panik gini Kiara suka kebelet pipis kan. Makin ribet aja dah. Iya, sambil balik lagi ke ruang guru dia melipir ke toilet. Sambil nyari nyari kunci motor dia mampir ke toilet. Lagi. Dan sekarang, dia buka lagi tasnya. Dikeluarkan semua isi tasnya di parkiran motor. Sampai berserakan tuh buku dan alat tulis beserta pouch make up nya. Ya ampun. "Ibu Cantik, ngapain?" Mengalihkan atensi yang sedang sibuk. Galih, Hana dan July yang datang menghampiri. Hana dan July itu satu program studi sama Silva. Mereka Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. "Kiara keilangan kunci motornya." Silva yang menjawab "Ketinggalan di dalem gak?" Yang lagi panik menjawab pertanyaan July. "Udah di cari berkali tapi gak ada." "Coba laporan sama guru. Siapa tau ada yang nemuin." Hana yang saran. "Dia sih curiga kuncinya ada di dalem jok." "Lah kok bisa?!" Bukan cuma Galih yang kaget. Hana sama July juga. Aneh aja gitu kunci motor bisa masuk jok. Baru pertama kali nih Galih nemuin orang seteledor Kiara. "Terus gimana dong?" "Di coba di buka aja joknya. Bisa gak?" Saran Hana pada pertanyaan July. "Gimana bukanya, Han? Kan kuncinya gak ada." "Maksudnya di buka paksa gitu loh, Jul." Oh itu sudah Kiara dan Silva lakukan sebelumnya. Tapi, "Gak bisa. Udah kita coba." Kiara mulai lelah. "Coba lo, Galih. Laki kan tenaganya gede." Lagi, Hana yang memberi saran. Ya Galih sih di sebut seperti itu oke oke aja. Malu dong sama otot keker. Jadi dia langsung ancang ancang nih. Mengumpulkan tenaga untuk membuka jok motornya Kiara. Sekali.. Dua kali.. Tiga kali.. "Huh huh huh" Kembang kempis dadanya menghela nafas. Sampai basah oleh keringat tuh wajah gantengnya. Kiara jadi kasihan liatnya. Ya kalau bukan Kiara orangnya, Galih juga belum tentu mau kan. Saking karena si cantik Kiara saja Galih rela ngos ngosan sampe merah ujung jari jarinya. "Udah deh, Gal. Gue telepon orang rumah aja buat minta bawain kunci cadangan." "Ya ampun, Ra. Kenapa gak daritadi aja?" Langsung deh tuh Galih deprokan di parkiran. Bikin para Mahasiswa Bahasa Inggris ketawa karena tingkahnya. Kayak anak kecil kalau lagi ngambek. Gemes bangat gak sih. "Ya, maaf. Kan baru kepikiran." Jadi merasa bersalah kan Kiara. Namanya juga orang panik. Gak bisa mikir bener. Yang kepikiran malah toilet. Haduh. Tepat ketika Kiara menggenggan ponselnya. Saat itu juga seseorang menghampiri. "Lo ngapa Lih?" "Kiara nih ngerjain gue." Sudah merasa bersalah, eh malah di salahkan "Maaf ih." Ya sudah, Silva jelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada Azka. Iya. Azka yang kebetulan juga mau pulang nongol di parkiran. "Oh gitu. Coba pake kunci motor yang lain deh. Emang langka sih. Tapi siapa tahu bisa." Ah iya. Kiara ingat. Reno pernah bilang kalau perusahaan motor itu mencetak beberapa kunci motor dengan type yang sama untuk beberapa motor yang berbeda. Kiara tahu itu karena Reno bekerja di pabrik yang memproduksi sepeda motor. Kebetulan tuh Silva sama July motornya satu produksi sama Kiara. Kalau Hana kan nebeng sama July, sedangkan Galih motornya sport dan beda merk. Pertama kunci motor Silva. Tapi gak bisa. Lalu kunci motor July. Ini pun tidak berhasil. Bikin Kiara panik lagi. "Aduh gue kebelet." Ambyar seketika. Bisa bisanya disaat seperti ini Kiara kebelet buang air. Efek panik yang berlebihan nih. "Tenang, Ra. Tenang." Silva menahan. Karena hanya tersisa satu harapan. Yaitu Azka. Dia coba memasukkan kunci motornya ke lubang kunci jok motor Kiara. Dan.. Trek Terbuka. "Woah.." Semua takjub. Kejadian langka seribu banding satu itu terjadi pada Kiara dan Azka. "Bisa ngepas gitu ya?" July bahkan tidak bisa berhenti membelalakan matanya ketika Hana berkata demikian. "Anjir, batang lo masuk ke lobangnya Kiara, Ka." Eh.. Eh.. Wah konslet nih anak. Yang gak kepikiran kesana juga langsung konek kalau denger yang barusan Galih bilang. Hana dan Silva lirik lirikan, sementara July berseru, "Iiih Galih ngomongnya iih" "Maksud gue, batang konci motor Azka masuk ke lobang koncinya Kiara, gitu loh" "Ya Ampun Galih.." Sementara Galih sudah di getok kepalanya pakai Helm oleh Azka, Kiara cari kunci motornya di dalam jok. "Bener!" Serunya. Kunci motor itu terselip di antara jaketnya. Betulan ceroboh cewek yang satu ini. "Syukur deh" Silva yang bersuara Kiara lemas di tempat. Lalu terharu. "Makasih banyak ya, Ka. Sumpah, gue udah panik bangat tadi" Ekhm... Eh, baru nyadar nih Kiara. Saking senengnya kunci motor ketemu. Dia sampai lepas kendali peluk Azka. Gak liat liat sekitar lagi. "Gue juga bantuin loh, Ra." Ah iya. Galih bahkan sampai bercucuran keringat karena membuka paksa jok motor Kiara. "Iya. Makasih ya, Galih." "Makasih doang? Gak di peluk juga kayak Azka? Seenggaknya lapin keringet gue kek, Ra." Langsung di serbu tuh sama cewek cewek disana. "Maunya lo itu mah, Gal." Silva yang bersuara sambil memukul lengannya. Kiara lirik Azka di sebelahnya. Lelaki itu juga ikut tertawa karena Galih. "Sorry. Gue gak maksud." "Gak apa apa, Ra. Gue maklum kok" Sumpah malu bangat Kiara bisa sampe kelepasan gitu. Tambah malu waktu Azka bilang, "Kebeletnya gak jadi, Ra" Ya ampun. Pake di ingetin. Kiara langsung menunduk. Malu kuadrat kalau kata anak matematika sih. Azka sekarang tahu kelemahan Kiara yang kalau panik suka kebelet. "Ra.." Galih yang tiba tiba memegang pundak Kiara. "Besok besok, kalau motor lo tiba tiba hilang. Fix Azka pelakunya." Bukan. Galih salah. Tapi .. Kalau besok besok hati Kiara tiba tiba hilang. Fix. Azka pelakunya. ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD