"Elina!" Untuk kali kedua, Malik memanggil Elina, tapi Elina tetap diam dengan kepala tertunduk. Elina tidak merespon panggilan Malik, membuat semua pasang mata yang berada dalam ruangan tersebut seketika tertuju pada Elina. Elina bukannya ingin mengabaikan Malik, tapi ia sedang melamun, asyik dengan pikirannya sendiri. Jadi Elina tidak mendengar ketika Malik memanggil namanya. Apa yang sedang Elina lamunkan? Jawabannya adalah, Elina sedang mencoba untuk mengingat di mana ia pernah bertemu dengan orang yang tadi Malik sebut sebagai Adiyaksa dan Lestari. "Elina." Kali ini bukan Malik yang memanggil Elina, tapi Linda. Linda memanggil Elina sambil mengusap lembut punggung tangan Elina. Panggilan dan sentuhan yang Linda berikan membuat Elina seketika tersadar dari lamunann

