"Mas." "Hm." "Kita mau kemana?" Jalan yang mengarah menuju kediaman Prabu sudah terlewat, itu artinya mereka tidak mengarah pulang ke rumah. Jika bukan ke rumah, lalu kemana Prabu akan membawa dirinya pergi? "Hotel."Prabu menjawab dengan sangat singkat. Awalnya Elina memperhatikan jalanan, tapi begitu mendengar jawaban Prabu, Elina pun dengan cepat mengalihkan atensinya pada Prabu. "Kemana?" ulangnya dengan kening berkerut dalam. Apa telinganya tidak salah dengar? Apa tadi Prabu baru saja menyebut kata hotel? Elina bertanya guna memastikan kalau dirinya sama sekali tidak salah dengar. "Ke hotel Sayang." Prabu menjawab masih dengan fokus mata yang tertuju pada jalanan di hadapannya. "Ngapain ke hotel?" Pekik Elina dengan kedua mata yang membola sempurna. "Tid

