" Bagaimana perasaanmu sekarang?" tanya mama Ina sepeninggal Fida pada anaknya. Ryan bahkan tidak berani menampakkan diri selama Fida berada dirumahnya. Perasaannya sedang kacau karena sesal yang begitu mendalam. Ryan merasa lebih t***l dari keledai sekalipun karena masuk kelobang yang sama berkali-kali. Kesempatan yang pernah didapatnyapun menjadi sia-sia karena kebodohannya yang sudah sangat memprihatinkan. Ryan memaki dirinya berulangkali. Bodoh! b******n! k*****t! adalah serentetan kata kasar yang pantas disematkan padanya. " Buruk." jawab Ryan singkat. Hanya kata itu yang bisa menggambarkan perasaannya. Ryan sudah menolak saat dipanggil untuk makan malam bersama tapi mamanya tetap memaksa. Mama Ina tidak mungkin membiarkan Ryan menghukum dirinya melebihi ini. Siksaan yang diterimanya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


