11. Ketika Hati Memilih

1458 Words

Gedebuk ! "Aduh.. !" Lantai supermarket yang dingin mendadak menyambut p****t ku. Semuanya terjadi begitu cepat. Dalam sekejap, aku sudah terduduk di lantai. "Mas punya mata nggak sih.. !" Ucap ku dengan kesal barang-barang belanjaan ku terlepas dari keranjang ku. Aku jadi tidak sengaja menabrak punggung Mas di depan ku ini. "Maaf nona aku nggak lihat Nona dibelakang ku tadi aku sedang lihat barang pada rak untuk aku beli tadi." Orang ini tadi emang mundur tanpa melihat ku dan aku pun sama maju tanpa melihat ke depan hanya fokus ke rak barang yang akan aku beli sehingga tubrukan itu terjadi ini bukan tabrakan keras, lebih seperti persentuhan tak terhindarkan antara dua lintasan yang tak saling sadar. Punggung kokoh nya seperti benteng yang tiba-tiba muncul di jalanku menjadi akhir d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD