*** Malam harinya, Joe dibuat naik darah oleh kelakuan adik temannya yang semena-mena. Sekarang ia berada di dalam dapur villa, seorang diri, dengan beberapa peralatan memasak. Beberapa menit lalu, Charlie memberikan semua peralatan memasak itu secara paksa ke tangan Joe dan berkata. “Kamu kan memang tukang masak, Joe. Sepertinya memang lebih baik kamu yang memasak buat kami.” Setelah mengedipkan sebelah matanya, Charlie melarikan diri menyusul teman-temannya yang sedang bersantai di gazebo belakang villa. Memangnya dia pikir aku kacung? Meninggalkanku seenaknya sendirian memasak disini. Kalau bukan demi Gwen, aku juga pasti akan lebih memilih mengurus restoranku daripada berlibur bersama bocah-bocah ini, Batin Joe. Meskipun dirinya memang adalah seorang tukang masak, Joe tidak mau dipe

