Kembali.

1209 Words

    Burung-burung kecil bertengger di pepohonan, mereka bernyanyi dengan riang seolah mengejek seseorang yang tengah muram di bawah sana. Lihat saja sorot mata yang menatap tajam sekumpulan orang yang berada di sudut sana. Sorot matanya seperti api menyala yang mampu membunuh hanya dengan memandang saja. Sayangnya seseorang yang menjadi incaran matanya yang berapi-api tidak mau perduli bahkan tetap melanjutkan kegiatannya saat ini. Pemandangan Mo qi qi yang tengah cemberut karena cemburu adalah sebuah kesenangan tersendiri baginya.     Seminggu yang lalu ketika mengetahui fakta jika Mo qi qi makan cuka pada saat gadis-gadis desa menyanjungnya maka timbul sebuah ide di benaknya. Dengan segera ia mengirim pelayannya membuat pengumuman jika dirinya ingin memakan hidangan yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD