"Shil!" A'aknya yang memanggil. Ia menoleh. Tak ada firasat apapun sih. Sedang sibuk saja di dapur bersama ummi dan Cassie. "Opa manggil!" Ia segera pergi. Umminya tentu bertanya apa yang terjadi. Agha menghela nafas. "Bulan lalu, opa lihat dia masih jalan sama cowok itu, um." Cassie terdiam. Ia tentu tahu yang dimaksud itu siapa. Reifan kan? Ia tahu keduanya gak direstui. Karena Reifan bukan anak yang baik. Walau ya setahu Cassie.... "Tapi maaf ya, um. Cassie bukannya membela Shilla. Kan Cassie satu kelas sama Reifan." Ummi menoleh. Baru tahu. Satu kampus dengan Cassie? Satu jurusan bahkan sering satu kelas. Wong mereka hitungannya satu angkatan begitu. "Sejauh yang Cassie tahu, anaknya baik kok. Gak pernah mabok kayak yang lain. Ngobat juga enggak deh. Cassie tahu loh bedanya co

