"Anaknya tuh baik. Pernah nolongin gue waktu gue mau dipalak bulan kemarin sama anak sekolah lain." Reifan mengangguk-angguk. Penasaran aja sama Alan. Kan ia sama Alan tuh bawaannya berantem mulu. Gak pernah akur. Melihat kejadian kemarin, Reifan jadi penasaran sama tuh bocah. "Datang lagi tuh kuntilanak, Rei." Ozie terbahak. Diffie menepuk-nepuk bahu Reifan. Biasa lah. Si Fiona. Padahal Reifan sudah bilang kalau ia sudah punya pacar. Tapi masih aja gak nyerah. Ia juga sudah beberapa bulan belakangan mencoba mencari sosok pacar Reifan. Tapi bertanya sama Ozie dan Diffie pun, mereka gak tahu. Mereka pernah mengikuti Reifan saat pulang sekolah. Ya Reifan sih sempat mampir di sekolah lamanya. Hanya saja ya tak ada yang bisa dilihat Fiona. Adanya juga tuh Reifan pergi. Hanya saja dihari

