Tahun ajaran baru dimulai. Shilla tentu sudah sibuk dengan koasnya. Masa-masa di tempat koas ada yang menyenangkan? Gak begitu menurutnya. Satu rumah sakit dengan Tsabit yang sudah menciptakan jarak. Karena kan cowok itu dan gelagatnya yang mudah terbaca membuat Shilla bersikap tegas menolaknya. Jadi ya cowok itu juga sudah tak berani terlalu mendekati lebih dari seornag senior di rumah sakit ini. Walau begitu, tetap masih sering menatap Shilla dari jauh. Melupakan cinta itu tak mudah loh. Reifan? Akhir-akhir ini jadi sering bengong. Ia sedang bingung menentukan arah. Mau ke mana coba? Kampusnya masih libur. Skripsi? Ia tak punya ide mau meneruskannya. Sejauh ini sudah lima kali ganti judul sampai dosen pembimbingnya menyuruhnya healing dulu biar ia tak bingung. Karena ia selalu datang d

