Epilog : Aksa [2]

631 Words

Aksa menundukkan kepala sedalam-dalamnya. Ia dapat mendengar suara erangan kesal dari seseorang, lalu tubuhnya terdorong keras. Sesuatu menghantam wajahnya. "LO NGGAK TAU SEBERAPA MENDERITANYA ADIK GUE GARA-GARA LO BERENGSEK!!!" lagi, pukulan keras menghantam pipinya. Namun Aksa hanya diam. Membiarkan kulitnya yang perlahan berubah menjadi unggu. "Sudah, Rasha, sudah. Dia sudah meminta maaf dengan tulus kesini. Kita beri dia maaf dan apapun keputusan adikmu nanti, kamu harus terima." ucap seorang pria berumur menepuk bahu Rasha. "Nak, kamu kami maafkan, tapi untuk lamaranmu, biar Adara yang putuskan. Dan apapun nanti pilihannya, kami siap menerima." seorang wanita tersenyum menepuk Aksa. Aksa hanya diam, sekali lagi menunduk. "Sekali lagi saya minta maaf atas apa yang saya lakukan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD