7. Memulai permainan [1]

802 Words

Beberapa menit berlalu, namun kedua remaja itu tidak bersuara. Keduanya menatap hujan yang jatuh ke tanah. Pandangan Adara kosong menatap kesamping, namun Aji menatap hujan dan cewek itu bergantian. Ekspresi Aji bisa dibilang kacau. Ia merasa bersalah, namun juga senang secara bersamaan dengan apa yang terjadi. Beberapa saat yang lalu mereka baru sampai di tempat makan bergaya tradisional. Semuanya baik-baik saja sebelum akhirnya hujan dengam ganasnya membasahi bumi. Dan detik itu pula Adara tidak bicara dan selalu melihat hujan. Aji yakin cewek itu saat ini memikirkan kapan hujan akan berhenti. "Dar, udah jam tujuh," Aji meneguk ludah saat mengucapkan kalimat itu. Adara akhirnya menoleh. Raut muka cewek itu menunjukkan kekecewaan yang besar. "Jam tujuh?" tanya cewek itu tidak perc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD