20. 2

2334 Words

SAAT BEL SEKOLAH pulang berbunyi, butuh kekuatan besar bagi aku untuk tidak berteriak dan memaki siapa saja yang tidak sengaja bertatap mata dengan aku. Sungguh, jika ini adegan komik, pasti akan ada asap yang keluar dari telinga aku hingga aku menjadi merah dan panas. Tidak butuh banyak hal yang bisa membuat aku berakhir begitu. Dengan membawa Ty ke hadapan aku saja, laki – laki itu pasti bisa membuat seluruh liter darah mendidih dan tubuh menjadi panas. Panggil aku berlebihan, tapi sungguh, presensi laki – laki itu saja sudah sanggup membuat aku naik pitam, tensi darah naik, dan merubah aku menjadi gadis yang suka kekerasan. Sudah pernah aku katakan berulang kali kalau aku ini gadis yang tidak suka kekerasan. Aku akan lebih memilih menghindar dari konflik, atau mengalah agar tidak berke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD