Tiket Bulan Madu

1055 Words

Bab 31 Bulan Madu Bella membuka kardusnya secara perlahan setelah menyobek pembungkusnya. Ia membelalakkan mata terkejut melihat apa yang berada di dalam kardus tersebut. Ia buru-buru melemparnya ke tong sampah lalu mencuci tangannya berulang kali karena jijik. “Sial! Siapa yang berani-beraninya mengirimiku paketan bangkai begitu!” geram Bella. Bella duduk dengan gelisah sibuk menebak siapa si pengirim paketan tersebut dan juga apa tujuannya. “Apakah mungkin?” ucap Bella menggantung. Ia buru-buru menggelengkan kepala menampik apa yang ada dalam pikirannya. “Gak, gak mungkin si wanita tua itu yang melakukan ini! Sejauh ini cara yang ia lakukan tak sepicik itu,” gumamnya. “Apalagi gadis sialan itu! Ia bahkan sangat takut kepadaku.” “Lalu siapa yang mengirimnya dan apa tujuannya?” bati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD