21. Bertemu

1214 Words

Nirmala kini tengah menetralkan napasnya kembali, sebelumnya gadis itu sama sekali tidak menyangka kalau ia akan mengalami gejala-gejala sesak napas sejak dini. Ia tadi sempat megap-megap karena terlalu kaget dengan ucapan dr.Reymon yang belum ia prediksikan sama sekali. 'Oke Nir, selaw. Gak usah panik, dia cuman anak kecil, oke!' Berulang kali Nirmala mensugesti dirinya sendiri bahwa ia harus tetap tenang dan mampu menguasai dirinya. Meskipun hari ini seolah akan menjadi lahan eksekusinya dalam menentukan kriteria kelayakan sebagai calon istri dan ibu yang baik bagi dr.Reymon nantinya. "Kok dr.Reymon baru bilang sekarang?" "Kenapa, kamu belum siap? Kalau gitu saya bisa antar kamu kembali pulang." "Eh eh.. bukan gitu dok, saya siap kok." "Bagus, karena saya gak ada waktu untuk mengant

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD