Not, okay!

1188 Words

Seharian mengikutinya, menemaninya makan dan kini mengantarkannya bertemu dengan klien. Bobby sangat menikmatinya, meskipun dia melihat Andrea sama sekali tidak menunjukkan respon yang diinginkannya. Melirik lagi ke arah meja diujung dengan empat kursi, dia merasa istrinya jadi terlihat semakin memesona. Dengan setelan pakaian kerja, rambut yang dibiarkan terurai, dan aura seorang pemimpin. Tak bisa memalingkan wajahnya, dia terpesona dibuatnya. "Tidak!" Bobby menjawab tanpa suara, saat melihat Andrea melambaikan tangannya, memintanya untuk bergabung bersama mereka. Bukan karena tidak mau mengganggunya, tapi karena tadi Andrea memperkenalkan dirinya sebagai anak dari pendiri perusahaan, bukan sebagai suaminya. Jelas hal tersebut membuatnya tidak suka. Akhirnya dia memilih duduk sendi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD