Di dalam kamar Bintang, Rani menggeliat manja. Sayup-sayup, matanya mulai terbuka. Matanya mengerjap beberapa kali, untuk menyesuaikan cahaya yang masuk melalui retinanya. Dilihatnya Bintang yang masih tertidur pulas. Ia pun bergerak pelan menuruni ranjang untuk beranjak ke kamar mandi. Tanpa disadari, pergerakannya membuat Bintang terjaga. Perlahan, mata Bintang mulai terbuka. "Mau ke mana, Ran?" tanya Bintang dengan suara khas bangun tidurnya. Rani nyengir kuda. Ia merasa bersalah, karena membuat Bintang terbangun dari tidur lelapnya. "Mau ke kamar mandi, Kak." Bintang menarik sudut bibirnya. "Kamar mandinya di dekat dapur, ya! Kamu lurus aja, habis itu, belok kanan." Rani mengangguk patuh, "Maaf ya, Kak. Rani udah bikin Kak Bintang jadi bangun. Kalau masih ngantuk, lanjut aja tidu

