Byanca langsung menghubungi Tristan setelah mendapat tiket bulan madu, bahkan senyumnya tak berhenti menghiasi bibirnya. Diusapnya layar ponsel untuk mengetik pesan pada Tristan untuk memberi kabar bahagia itu. Sepasang mata elang menatapnya tak suka. Ada rasa panas di dadanya melihat Byanca yang tampak bahagia. Seharusnya dia ikut senang melihat orang yang dicintai bahagia namun, rasa tidak rela membuatnya iri pada orang yang dianggapnya telah merebut wanita yang dicintai. Mendapat pesan dari sang istri, Tristan mengepalkan tangannya ke udara dengan senyum lebar di bibirnya. Memang untuk saat ini, dia ingin menikmati masa bulan madu tanpa disibukkan dengan pekerjaan. Bersyukur dia punya atasan yang begitu baik hingga memberi hadiah tiket bulan madu. Tristan yakin kalau hubungannya

