Bab 24 - Kabar Buruk

1538 Words

Sazana menyusuri lorong rumah sakit dengan tergesa ketika mendapat kabar yang tidak menyenangkan dari rumah sakit. Ia berharap Ramandaka dalam kondisi baik-baik saja dan tidak akan mengalami masalah apa pun. Baru saja ia merasakan kebahagiaan yang dijanjikan oleh seorang lelaki yang tulus dan baik hati, meminang dan menjadikannya wanita istimewa, nasib seolah tak berpihak padanya dengan menjadikan Ramandaka sebagai korban. Padahal Sazana sangat berharap hubungannya kali ini akan berakhir bahagia meski Ramandaka dengan berani menggebrak aturan yang ditetapkan oleh sang ibu. Sazana tampak terengah dan sangat kalut. Ia bahkan baru tiba di rumah dan belum mengganti pakaian kerjanya, mendengar kabar itu ia bergegas menuju ke rumah sakit tanpa berpamitan pada kedua orang tuanya. “Maaf, pasien

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD