Ini bukan kisah romansa picisan dengan lelakon wanita yang patah hati kala melihat sang lelaki pujaan hatinya tengah bermesraan dengan wanita lain, melainkan sebaliknya. Dan Ramandaka sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan menjelaskan masalah dan kesalah pahaman antara dirinya dan Sazana, lalu menjadikan Sazana miliknya dengan mengikatnya. Namun, bagaimana jadinya ketika yang ia harapkan justru terjadi sebaliknya? Seperti itu yang ia rasakan saat ini ketika menyaksikan sendiri lelaki itu menggenggam jemari Sazana dan mengecupnya. Ramandaka merasakan dadanya memanas dan seperti akan meledak, maka tak mungkin rasanya jika yang seperti itu tidak bisa disebut cinta. Ramandaka melangkah nekat. Andai Sazana mengusirnya, maka ia akan pergi. Namun, satu hal yang harus ia lakukan saat

