Hujan baru saja berhenti ketika Tessa berdiri di seberang jalan, menatap lekat ke arah panti asuhan Star dari balik bayangan pepohonan. Malam itu udara terasa dingin, lembap, dan sunyi, hanya sesekali terdengar suara jangkrik dari balik semak. Cahaya lampu teras panti menyorot lembut sosok wanita paruh baya yang sedang berdiri di depan pintu. Kepala Panti Asuhan Star, wanita yang selama ini dikenal ramah dan penuh kasih di mata masyarakat. Namun malam ini, ada sesuatu yang berbeda. Tessa menyipitkan mata, mencoba membaca ekspresi wanita itu. Kepala panti tampak gelisah, sesekali memandang sekitar sebelum mengangkat ponselnya ke telinga. Wajahnya serius, gerak bibirnya cepat, jelas percakapan itu penting. Tessa memegang kamera kecilnya, menyalakan fitur perekam suara jarak jauh, tapi sinya

