31. First Impression

1126 Words

~DANIYAL~ Sepanjang perjalanan menuju rumah Upik, gue nanya beberapa hal yang menjadi topik sensitif dan dilarang dibahas di rumahnya. Katanya nggak ada. Abaknya sudah nggak sesensitif dulu menyangkut kondisi fisiknya. Sudah bisa menerima takdirnya yang melakukan aktivitas di atas kursi roda. Namun meski begitu tidak menghalangi semangat pria itu untuk berkarya. Kata Upik sudah dua tahun ini abaknya menyukai kreasi bonsai dan mampu menghasilkan rupiah yang cukup dari hobinya itu. Perjuangannya benar-benar luar biasa untuk tetap survive di tengah kondisinya yang serba terbatas. Gue melambatkan laju mobil ketika sampai di depan rumah yang memiliki atap berbentuk runcing dan unik, khas rumah tradisional Minangkabau. Atapnya runcing dan memiliki tangga di depan terasnya. Tapi bentuknya sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD